Sabtu, 14 Juni 2014

Cara memotivasi diri sendiri



Memotivasi diri sendiri sangat penting sekali, karena terkadang kita sering mengeluarkan perkataan yang secara langsung maupun tidak langsung bisa memperlemah diri kita sendiri. Harus kita ketahui bahwa orang berbuat atau mau melakuakan suatu hal sebagian besar dipengaruhi oleh motivasi. Kalau seseorang melakuakan sesuatu dari hatinya, maka itu disebut termotivasi, akan tetapi kalau seseorang melakukan sesuatu karena di paksa namanya di manipulasi.

Misalnya orang yang ingin mencoba terjun payung atau paralayang. Kata sebagian orang “kalau terjun payung nanti parasutnya tidak bisa terbuka jatuh mati, kalau paralayang nanti kena angin jadi terbang kemana-mana tidak bisa balik lagi”. Selalu mencari alasan untuk tidak mencoba terjun payung dan paralayang. Namun ada sebagian orang yang mengatakan “wah ini sangat menantang, jarang orang yang berani melakukan olahraga terjun payung dan paralayang ini. Dari atas nanti saya bisa melihat indahnya pemandangan dan luasnya dunia ini. Kalau saya bisa melakukannya saya akan lebih percaya diri menghadapi hidup, makin berat tantangannya makin besar dan berharga ilmunya. Oleh karena itu tidak banyak orang yang melakukan terjun payung dan paralayang. Orang yang berani dan tidak itu nyaris sama, yang membedakan adalah tekatnya dan motivasinya.


Jadi kita harus pandai dan senang memotivasi diri sendiri. Memotivasi diri dengan kata-kata itu bisa membuat kita punya kemampuan lebih , “saya harus bisa, masa orang lain bisa saya tidak bisa”. Kalau kita tidak mampu pandai dan terampil menyemangati diri sendiri lalu siapa lagi yang mau memberikan semangat. Apa kita mau mengandalkan orang lain? Iya kalau ada yang menyemangati, tapi kalau orang lainya juga malas. Kita sudah tidak punya apa-apa lagi dan tidak bisa apa-apa.
Jangan kalah dengan kata-kata yang salah. Sulit, susah, berat, rumit, capek, sakit, pusing, itu adalah kata-kata yang bisa menjadi kenyataan. Bukan berarti kita mencoba untuk memanipulasi kenyataan, tetapi janga sampai kita lebih menderita darai kenyataan yang sebenarnya masih bisa untuk kita lebih baik. Kita harus memotivasi diri dengan kata-kata positif. Dan kita akan rasakan bedanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar